Dari Gunungkidul ke Podium Dunia: Mimpi Veda Ega Menggema hingga Brasil
Veda Ega Pratama mencatatkan sejarah baru bagi Indonesia di ajang balap motor Grand Prix. Pada seri kedua Moto3 2026 di Autodromo Internacional Ayrton Senna, Brasil, pembalap berusia 17 tahun asal Gunungkidul ini berhasil finis di posisi ketiga (Podium). Ini adalah kali pertama bendera Merah Putih berkibar di podium Moto3.
Sebelum tembus dunia internasional, Veda kecil biasa berlatih di parkiran pasar sapi di Gunungkidul sejak usia 5 tahun. Kisah inilah yang membuat publik Indonesia jatuh hati karena ia bukan pembalap "instan" dari kota besar .
Momen paling viral bukan hanya podiumnya, tapi saat upacara kemenangan. Veda yang berprinsip sebagai seorang Muslim memilih tidak ikut semprotan sampanye (alkohol). Alih-alih protes, dua pembalap Spanyol di sampingnya justru menghormati keputusannya dengan menahan semprotan. Aksi "menghormati perbedaan" ini langsung membanjiri media sosial .
Publik menyebutnya sebagai "Harapan Baru Indonesia" dan membandingkan euforia balap saat ini dengan era kejayaan Valentino Rossi di awal 2000-an
No comments:
Post a Comment